Saya pernah menyebutkan kalau diri saya termasuk Late Adopter, sebuah makna yang berbalik dengan Early Adopter. Dalam hal teknologi itu terutama sekali. Saya menyukai OS X, tapi baru 2 tahun kemudian memutuskan memilikinya. Selain harganya yang emang Selangit jadi butuh waktu, tapi emang karena Late Adopter ini ndak tau kenapa.
Kemudian Dunia Smartphone mulai merasuki sanubari
Sebelum saya hampir 2 Tahun bermain2 bersama iOS (iPhone) saya pernah mencoba Android dengan HTC Desire saat itu. Ada beberapa hal akhirnya saya memutuskan ke iPhone. Saat itu iPhone emang gesit menangkap pergerakan data dan juga aplikasi2nya.
Kemudian BlackBerry (BB), bagai saya itu adalah semacam DOSA yang saya lakukan, saat itu diantara iPhone yang rusak dan Android yang saya rasa belum siap saya memutuksan mencoba BB, akan tetapi diluar dugaan. Harga BB (saat itu beli Bold 9900) sebuah hal yang tak pernah saya lupakan. Membeli barang seharga itu dan fitur yang bisa saya lakukan hanyalah BBM (F**K) saya belum bisa menggunakan BB untuk bisnis, padahal teman teman dan teman teman saya itu sudah gawul semua dengan BB menjadi semacam jembatan mata pencaharian.
Windows Phone, Koh Afit (@LifeHacks) salah satu RIVAL saya dengan MCCTnya mempunyai Windows Phone LUMIA 920. Kereen sekali. UInya terasa segar. Tapi kalau sekarang harus membeli Windows Phone saya ucapkan terima kasih. Tapi kalau ada yang memberikannya saya hanya bilang ALHAMDULILLAH let’s go begitu.
Saya tidak terjun mencoba Windows Phone karena bagi saya Lingkungannya (atmosfer) atau apapun sebutannya masih terlalu muda.
Saat ini, saya kembali menggunakan Android dengan #GNote2 dan saya masih merasa cukup dengan ini, dan hampir semua yang saya butuhkan saat ini bisa saya dapatkan dengan perangkat ini. Saya memilih menggunakan Android bukan karena ini terbaik, tapi karena saya melihat batasan2 di perangkat lain sementara ini bisa ditutupinya.
Dunia selalu berubah… kita pun harus selalu berubah mensikapinya~
-7.797615
110.395222